DISPLAY LED
Saat ini kita lebih mengenal LCD (Liquid
Crystal Display),monitor tipis yang lebih efisien dari CRT (Cathode-Ray
Tube),baik dilihat dari segi bentuknya,juga dilihat dari daya tahan dan
konsumsi listriknya.Namun Monitor LCD dan CRT ini sudah di gantikan oleh
teknologi LED (Light Emitting Diode),yang di sinyalir memiliki banyak
keunggulan daripada teknologi para pendahulunya,dan pastinya lebih ramah
lingkungan.
Tahukah anda bahwa monitor liquid crystal
display (LCD) sebenarnya tidak ramah lingkungan? Sebab, ketika layarnya
dinyalakan dengan menggunakan tabung-tabung fluorescent (biasanya ada empat),
terbentuklah uap merkuri (air raksa) bertekanan rendah. Nah, merkuri (Hg) ini
adalah produk yang berbahaya, yang jika dibuang begitu saja akan mencemari
lingkungan. O ya, tabung-tabung fluorescent/neon itu namanya Cold Cathode
Fluorescent Lamp (CCFL).
Di era serba hijau sekarang, CCFL yang ada di
monitor LCD ini perlahan tapi pasti mulai digantikan oleh light emitting diode
(LED). “Pakai teknologi dioda sehingga bisa menggantikan neon CCFL yang dipakai
di LCD. Lebih terang daripada LCD dan lebih fokus,” ujar Bun Kim San, Business
Manager PT Mega Komputindo Lestari, saat meluncurkan monitor LCD berteknologi
LED AOC V22+ Verfino di Jakarta.
CARA KERJA MONITOR LED
Monitor Plasma Gas
Monitor berjenis plasma merupakan inovasi baru dari teknologi yang
digunakan oleh monitor. Dengan menggabungkan teknologi CRT dan LCD dapat
menghasilkan teknologi yang membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan
sudut pandang yang dapat selebar teknologi CRT. Teknologi plasma gas juga menggunakan
fosfor seperti pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat berpencar
tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal ini membuat energi yang
diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang di hasilkan pun lebih
baik dari monitor CRT. Monitor dengan teknologi Plasma Gas ini dapat kita
jumpai di berbagai pertunjukan, jika kita lihat ada monitor raksasa, itulah
monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.
Perbedaan LED dengan LCD
LED
vs LCD Monitor: Perbedaan Dasar
LED
dan LCD monitor didasarkan pada teknologi dasar yang sama untuk menampilkan
gambar, namun berbeda dalam jenis backlighting digunakan. Sementara monitor LCD
menggunakan lampu neon katoda dingin untuk backlighting, monitor LED
menggunakan dioda memancarkan cahaya. Ini adalah perbedaan utama antara dua
teknologi tampilan. Jadi LED adalah jenis monitor LCD.
Tidak seperti monitor CRT yang menghasilkan cahaya sendiri melalui kejadian sinar katoda pada bahan fluorescent, layar LCD harus mengandalkan pencahayaan eksternal sebagai tampilan mereka dibuat melalui manipulasi cahaya yang melewati kristal cair terpolarisasi. backlighting yang mempengaruhi kualitas gambar secara substansial dan cahaya ditumpahkan oleh LED menawarkan kualitas gambar yang superior dibandingkan dengan LCD.
Hal ini karena LED menawarkan gradasi jauh lebih dalam intensitas, memberikan kualitas warna yang lebih benar banyak. Jenis monitor menawarkan rasio kontras dinamis yang lebih baik juga. Jadi jika Anda membandingkan vs LED monitor LCD untuk gaming dan aplikasi grafis yang intensif, monitor LED adalah pilihan pasti lebih baik. Anda mungkin ingin memeriksa TV LED terbaik di pasar, dan LED vs LCD TV TV sebelum memilih televisi baru Anda.
Ada dua jenis teknik backlighting LED digunakan. Salah satunya adalah RGB LED dinamis dan yang lainnya adalah tepi LED. Jenis mantan menggunakan backlighting LED ditempatkan di belakang TV LCD atau layar monitor, sedangkan yang kedua menggunakan LED ditempatkan di sekitar tepi monitor, dari mana cahaya dibuat untuk menyebar di belakang layar. Karena LED ditempatkan di sekitar lingkaran di tepi monitor LED, mereka bisa menjadi banyak lebih ramping daripada LCD konvensional.
LED Vs LCD Monitor: Konsumsi Daya
monitor
LED merupakan teknologi yang sangat baru-baru ini diperkenalkan dan mereka
lebih disukai daripada LCD monitor karena kualitas gambar luar biasa kaya dan
kenyamanan melihat. Satu keuntungan lagi yang monitor LED memiliki lebih dari
yang LCD adalah faktor konsumsi daya. monitor LED membutuhkan jauh lebih
sedikit daya untuk beroperasi dari lampu neon katoda dingin. Properti ini dapat
dikaitkan dengan energi inheren rendah kebutuhan LED.
monitor LED juga banyak lebih lembut pada mata dibanding monitor LCD yang membuat mereka pilihan populer bagi orang-orang yang bekerja selama berjam-jam pada komputer desktop mereka. konsumsi daya mereka sebanyak 40% lebih rendah daripada monitor LCD konvensional. Mereka juga banyak yang lebih ramah lingkungan karena merkuri tidak digunakan dalam produksi mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar